Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Dua Guru YP Shafiyyatul Amaliyyah Digebuki Orangtua

Gambar
  Syahyudi, Guru Agama Islam SMA YPSA memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Tim Pembela Guru dan Dosen. Asahan Cerdas. Dunia pendidikan Indonesia kembali tercoreng. Kali ini terjadi di Kota Medan, tepatnya di Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyaah (YPSA), Jalan Setiabudi, No.191, Medan. Dua orang guru di sekolah tersebut, Cindy Claudyana Sembiring K (23), wali kelas XI sekaligus Guru Bahasa Arab dan Syahyudi (38), Guru Agama Islam, digebuki dr Ditriana, warga Komplek Puri, Tanjung Sari, No.43, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang. Ditriana merupakan ibu kandung MHS (17), siswa kelas XI YPSA. Dalam penganiayaan yang terjadi di ruang Kepala Sekolah (Kasek) SMA YPSA, Bagoes Maulana, Kamis (4/10) pagi lalu, ayah MHS, Arindo Ruslan juga turut serta. Keikutsertaan Arindo Ruslan adalah melakukan provokasi. Tidak hanya dr Ditriana dan suaminya, Arindo Ruslan, paman MHS, Driefman juga terlibat dalam penganiayaan terhadap kedua guru YPSA te...
Gambar
Tahun Politik, JK Ingatkan Para Guru Netral 0 10 Dialog publik pendidikan nasional bersama Wapres Jusuf Kalla di Gedung PGRI, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Merdeka.com/ Intan Umbari Prihatin) PGRI Asahan .  Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Selatan Wasir Thalib curhat kepada Wakil Presiden  Jusuf Kalla . Dia mengatakan, menjelang tahun politik banyak sekali ancaman yang ditujukan kepada guru. Salah satunya, guru akan dimutasi jika tidak memilih salah satu calon kepala daerah tertentu. "Pada saat akhir politik, guru juga selalu dijadikan komoditi politik. Diancam mutasi ke mana-mana kalau tidak memilih calon tertentu," kata Wasir saat acara dialog publik pendidikan Nasional bersama JK di Gedung PGRI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa 10 Juli 2018. BACA JUGA Demokrat: Duet Cak Imin-AHY Justru Muncul dari Relawan PKB Alasan PKS Ada Syarat Caleg Teken Surat Pengunduran Diri Manuver Dukung Jokowi, Demokrat Sebut TGB Tak La...

PGRI AUDENSI KE MENPAN RB UNTUK SOLUSI GURU HONOR

Gambar
      Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) akhirnya berhasil melakukan audiensi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin, Jumat, 21 September 2018, untuk membicarakan solusi persoalan honorer. Ada tiga kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan tersebut. Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosyidi mengatakan respons pemerintah dalam hal ini Menpan-RB terkait penyelesaian persoalan honorer terutama Kategori dua (K2) yang berusia di atas 35 tahun sangat baik.  Bahkan ada tiga poin yang berhasil dibawa pulang Unifah beserta para pengurus PGRI usai pertemuan tersebu ."Respons pemerintah sangat luar biasa," kata Unifah di Jakarta, Jumat, 21 September 2018.Ketiga poin kesepakatan tersebut adalah, pemerintah menyetujui perubahan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), penyelesaian honorer dengan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) akan segera dilaksanakan, dan perjanjian kerja sa...

SISWA SMK SIBOLGA TIKAM GURUNYA

Gambar
Asahan Cerdas– Insiden penikaman guru oleh muridnya di SMK Negeri 1 Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara menggegerkan dunia pendidikan di Indonesia. Tak diketahui secara pasti apa yang memicu pelaku berinisial AP, pelajar kelas XI tersebut menancapkan pisau ke perut gurunya berinisial PS (44) yang mengajar sebagai guru otomotif. Informasi menyebutkan, kejadian begitu cepat saat jam istirahat selesai dan para pelajar serta guru sedang menuju ke dalam kelas. “Pas mau masuk ke dalam kelas lah, dirangkul dia (PS-red) murid kita itu (AP-red), disitulah ditikamnya, dua kali,” kata rekan guru korban Situmeang. Menurut Situmeang, murid tersebut memang dikenal nakal dan sering melawan kepada guru, terutama kepada PS. Saat berada di luar sekolah AP sempat memaki gurunya tersebut. Dan saat berada di sekolah menjadi momen PS untuk menasehati muridnya tersebut. Namun naas, AP bertindak nekat. “Anak ini memang bandal (nakal-red),” ucapnya. Seme...

Terjadi di Pontianak, Inikah Kuasa Allah tuk Permalukan Penolak Ustadz Abdul Somad?

Gambar
Kuasa Allah ini terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat pada Senin (10/9/18). Selain sambutan umat Islam yang hangat dan antusias, kuasa Allah ini terjadi di malam hari, saat puncak tausyiah Ustadz Abdul Somad Lc MA dalam rangka Haul Akbar Sulthan Syarief Abdurrahman. Semakin mengagumkan, ketika Kuasa Allah ini terjadi, ribuan umat Islam yang hadir tidak beranjak. Mereka khusyuk mendengarkan ceramah Ustadz Abdul Somad Lc MA sampai usai. "Masya Allah, dalam derasnya hujan pun jamaah tetap berdiri tegak tak bergeming-bergerak dari pijakannya mendengarkan ceramah Tuan Guru." kata Fedri. "Diguyur hujat lebat, sedikit pun masyarakat tidak mundur, malah tambah tumpah ruah jamaah berdatangan. Allahu Akbar." tutur Ipunk Sj. "Luar biasa sambutan masyarakat Pontianak untuk Ustadz Abdul Somad. Allah langsung curahkan berkah dari langit dalam bentuk hujan. Semoga ustadz sehat selalu. Aamiin." ungkap Darwis Daud Midai. ...

Ada Apa dengan Bulan Muharram?

Gambar
Ada Apa dengan Bulan Muharram? (1) KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM Muharram termasuk salah satu dari empat Bulan Haram (bulan-bulan yang memiliki kehormatan lebih dibandingkan bulan-bulan yang lainnya) dalam Islam yang termaktub dalam Al-Qur’an (yang artinya), “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya EMPAT BULAN HARAM.”  (QS. At-Taubah: 36) Keempat bulan itu adalah: Muharram, Rajab, Dzulqo’dah, dan Dzulhijjah, sebagaimana yang dideklarasikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat haji perpisahan. Disebut Bulan Haram karena ia mengandung kemuliaan lebih (dari bulan-bulan lainnya) dan karena pada bulan-bulan ini diharamkan untuk berperang. (Tafsir As-Sa’di, hlm.192) Cukuplah menunjukkan kemuliaan bulan Muharram ini ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjulukinya sebagai bulan Allah , beliau Shallallahu ‘alaihi ...